Parparean 1, Kabupaten Toba – Pada 16 Desember 2024, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kembali menyelenggarakan pelatihan inovatif dalam rangka Program Desa Cerdas. Pelatihan bertajuk “Pengelolaan Media Sosial dan Penggunaan AI untuk Masyarakat Desa” ini dilaksanakan di Kantor Desa Parparean 1, dan dihadiri oleh masyarakat serta kepala desa setempat.
Narasumber kegiatan ini adalah Yusca Nadira, S.Pd, seorang ahli dari Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali masyarakat desa dengan keterampilan yang relevan di era digital, terutama dalam memanfaatkan media sosial secara efektif. Kepala Desa Parparean 1 dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mempromosikan produk dan potensi desa. “Pengelolaan media sosial yang baik akan membantu masyarakat untuk lebih dikenal luas, sekaligus meningkatkan pendapatan melalui UMKM,” ujar beliau.
Selama pelatihan, peserta belajar teknik dasar pengambilan gambar menggunakan smartphone untuk menciptakan konten yang menarik. Mereka juga diajarkan cara memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai keperluan sehari-hari, termasuk mendukung kegiatan berjualan online. Dengan panduan praktis, peserta dapat memahami bagaimana AI dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas mereka.
Selain itu, peserta diperkenalkan dengan platform S.id untuk membuat microsite. Microsite ini dirancang sebagai alat promosi yang efektif bagi UMKM masyarakat desa. Dengan adanya microsite, UMKM dapat menampilkan produk mereka secara profesional dan menjangkau pasar yang lebih luas melalui internet.
Pelatihan ini juga didesain dengan pendekatan interaktif dan praktik langsung. Peserta diajak untuk langsung mencoba teknik-teknik yang diajarkan, baik dalam pengambilan gambar, pengelolaan media sosial, maupun penggunaan AI. Pendekatan ini memastikan setiap peserta dapat memahami materi dengan lebih baik dan siap mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Parparean 1 semakin mahir dalam mengelola media sosial dan memanfaatkan teknologi untuk memajukan desa. Dengan keterampilan yang diperoleh, masyarakat dapat menjadikan media sosial sebagai alat yang tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk membangun peluang ekonomi baru.

















