Kegiatan ini dilaksanakan di desa Sukasari, Kecamatan Air Priukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Desa Sukasari ini meripakan salah satu dari 20 Desa Cerdas yang mendapatkan bantuan dari Kementrian Desa. Rabu( 04/12/2024)
Guna meningkatkan kualitas masyarakat desa Sukasari sebagai sebagai desa Cerdas di era digitalisasi ini, maka Duta Digital dan Kader Digital desa Sukasari memfasilitasi kegiatan RKDD (Ruang Komunitas Digital Desa) dalam bentuk Pelatihan Literasi Digital untuk warga desa.
Sejak pukul delapan pagi, para peserta yang terdiri dari orang tua dan anak muda, baik laki-laki dan perempuan sudah berdatangan. Mereka sudah berkumpul di balai desa untuk mengikuti Pelatihan Literasi Digital.

Pelatihan Literasi Digital ini akan menghadirkan narasumber Milda Ini yang merupakan Ketua Relawan TIK Provinsi Bengkulu. Milda Ini, akan memberikan paparan mengenai apa saja yang menjadi bagian dari pilar literasi digital.
Kegiatan pelatihan ini diawali dengan kata sambutan dari Duta Digital Marlina yang juga didampingi oleh Turniadi yang merupakan kader Digital dari desa Sukasari. Dalam kata sambutannya Marlina menyampaikan dan mengajak para peserta untuk berperan aktif dalam pelatihan hari ini. Marlina juga berharap kegiatan ini dapat memberikan tambahan wawasan bagi warga desa.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Ahmad Kodari . Dalam sambutannya, Ahmad Kodari menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para duta dan kader digital yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ia berharap kepada peserta pelatihan agar dapat memanfaatkannya kegiatan pelatihan ini dengan sebaik mungkin.

Ahmad Kodari juga berharap dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh hari ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup, terutama bagi warga desa di zaman yang serba canggih.
Pelatihan Literasi Digital ini menghadirkan Ibu Milda Ini, Ketua Relawan TIK Provinsi Bengkulu. Yang akan menyampaikan materi seputar Literasi Digital serta memberikan pelatihan singkat mengenai bagaimana membuat video flash dengan menggunakan handphone.
Agus yang merupakan salah satu peserta menyampaikan bahwa, ia mendapatkan tambahan wawasan baru seputar bagaimana aman bermain internet dan juga tahu bagaimana cara membaut video yang cepat, bagus hanya dengan menggunakan handphone.
Pada pelatihan ini para peserta juga sangat antusias terutama ibu-ibu, mereka jadi bersemangat juga untuk mencoba dan belajar menjadi konten creator.
Dalam pelatihan ini saat membuat video flash, para peserta menggunakan kuota internet dari handphone masing-masing. Untuk saat ini di desa Sukasari belum ada instalasi untuk pemasangan wifie, Jadi para warga untuk mengakses internet masih menggunakan fasilitas kuota internet yang dibeli melalui selular.
Oleh karena itu Milda juga berharap ke depannya dengan adanya program desa cerdas dan dengan adanya duta serta kader digital desa dapat mempercepat penambahan infrastruktur wifie di desa Sukasari.
Dalam paparan materinya , Milda juga menyampaikan mengenai empat pilar dari Literasi Digital yang terdiri dari pertama Digital Skils atau Keterampilan Digital, kedua Digital Culture atau budaya digital, ketiga Digital Ethic atau Etika Digital dan yang terakhir adalah Digital Safety atau Keamanan Digital.

Pelatihan ini dilaksanakan di kantor balai desa Sukasari dari jam delapan pagi hingga jam dua belas siang. Para peserta selain mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan wawasan seputar literasi digita. Para peserta juga mendapatkan keterampilan baru bagaimana membuat video yang bercerita hanya dengan menggunakan handphone.
Untuk diketahui bahwa kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berjumlah 30 orang yang merupakan perwakilan dari PKK, Kader KPM, Bumdes dan Karang Taruna. Para peserta merupakan warga desa Sukasari. (ML)
