Banggai, Sulawesi Tengah – Relawan TIK Indonesia berhasil melaksanakan kegiatan jejaring kemitraan dalam rangka implementasi program Desa Cerdas yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Kegiatan pelatihan bertema Desain Produk dan Cetak UMKM berlangsung pada 02 Desember 2024 di Desa Sentralsari, Kabupaten Banggai.
Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat desa, yang sebagian besar merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Acara dimulai dengan pembukaan oleh Kepala Desa Sentralsari, yang memaparkan potensi desa dalam pengembangan UMKM sebagai roda penggerak ekonomi lokal.
Paparan materi utama disampaikan oleh Muhammad Ismanu Roziqi, anggota Relawan TIK Indonesia, yang menjelaskan landasan teori desain produk serta memberikan praktik langsung. “Kami ingin memastikan bahwa para peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat langsung diterapkan,” ujar Ismanu.
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan, terutama dalam sesi praktik. Kegiatan ini menghasilkan beberapa output yang dapat langsung dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM, seperti prototipe desain produk dan cetakan label kemasan.


Kepala Desa Sentralsari mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong inovasi dan daya saing produk lokal kami,” katanya.
Relawan TIK Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif Desa Cerdas dan memberdayakan masyarakat desa melalui teknologi dan pelatihan yang aplikatif.

