Sigi, 2 Desember 2024 – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal RI melalui Pusat Pengembangan Daya Saing Desa (PUSDAING) sukses menyelenggarakan kegiatan Jejaring Kemitraan Implementasi Desa Cerdas Fase 2. Acara ini berlangsung di Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di ruang komunitas jejaring desa, sejalan dengan visi Desa Cerdas (Smart Village) yang mengedepankan transformasi digital untuk mendukung pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Master of Ceremony (MC) yang mengajak peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari para narasumber ahli, antara lain:
Dra. Sudarti, M.Si, Perencana Ahli Madya dari Kemendes PDT, yang memaparkan enam pilar Desa Cerdas: Mobilitas Cerdas, Ekonomi Cerdas, Kehidupan Cerdas, Tata Kelola Cerdas, Masyarakat Cerdas dan Lingkungan Cerdas. Sudarti juga menjelaskan bahwa Smart Village bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dasar dengan memanfaatkan teknologi digital berbasis pemberdayaan Masyarakat.
Wahyuddin Baedawi, Kepala Desa Oloboju, menekankan pentingnya digitalisasi desa untuk meningkatkan keterhubungan antarwarga dan mempercepat pembangunan berbasis komunitas.
Acara dilanjutkan dengan materi inti berupa Pelatihan Jurnalistik yang disampaikan oleh Subana, S.Kom, Relawan TIK Indonesia. Materi ini mengupas pentingnya jurnalistik sebagai sarana edukasi, hiburan, dan kontrol sosial. Subana juga membahas tantangan berita palsu (hoaks) dan bagaimana menghadirkan informasi yang kredibel. Pelatihan ini memberikan wawasan tentang tahapan menulis jurnalistik dan pentingnya media sebagai alat komunikasi publik.
Peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang jurnalistik, termasuk proses pengumpulan, penulisan, dan penyebaran informasi. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi digital dan personal branding masyarakat Desa Oloboju, memberikan nilai tambah dalam membangun desa cerdas yang modern dan mandiri.
Acara ditutup dengan sajian hidangan khas masyarakat Sigi, yaitu jagung pulut dan sambal gami. Peserta juga diajak mengenal sejarah Desa Oloboju yang dulunya bernama Desa Pompenono, serta kisah tentang Poe Balaki, tokoh masyarakat Sigi yang dikenal karena keberanian dan integritasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Desa Oloboju semakin siap menjadi bagian dari jaringan Desa Cerdas di Indonesia.
