Kemendes Gelar Pelatihan Fotografi dan Videografi di Desa Lubuk Antuk, Peserta Milenial Tetap Semangat Meski Terkendala Listrik dan Internet

Lubuk Antuk, Kapuas Hulu – Pusat Daya Saing (Pusdaing) Kementerian Desa dan Pembangunn Daeraah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar kegiatan pendampingan desa dengan menghadirkan pelatihan Photography dan Videography yang difasilitasi oleh Relawan TIK, Afif Ainur Rifqi, pada minggu ini. Pelatihan ini diikuti dengan penuh antusias oleh berbagai elemen masyarakat desa, termasuk perangkat desa, kader Posyandu, guru PAUD, dan pengurus BUMDes, dengan mayoritas peserta berasal dari kalangan milenial.

Afif Ainur Rifqi menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami, mencakup dasar-dasar fotografi dan videografi seperti : Pengenalan fotografi dan videografi, Konsep Segitiga Exposure dan manfaatnya, Perbedaan pencahayaan low key dan high key, Jenis pencahayaan (Natural Light dan Additional Light), Penempatan cahaya untuk hasil yang optimal, Tahapan pembuatan video, termasuk penulisan naskah, storyboard, teknik pengambilan gambar, camera angle dan movement, hingga proses editing.

Setelah menerima teori, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk mempraktikkan cara mengambil foto dan video, serta mengedit hasil karya agar lebih menarik. Meski pelatihan sempat terkendala listrik padam dan hilangnya sinyal internet di desa, semangat peserta tidak surut. Motivasi bertambah dengan adanya hadiah untuk kelompok dengan karya terbaik yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip dasar fotografi dan videografi.

Fasilitator juga meminta setiap peserta untuk mempraktikkan langsung teknik yang telah diajarkan, seperti pengaturan pencahayaan dan pengambilan gambar dari berbagai sudut. Di akhir kegiatan, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil karya mereka kepada fasilitator untuk dinilai.

Salah satu kelompok berhasil memenangkan penghargaan atas karya yang dinilai unggul dalam memanfaatkan dasar-dasar fotografi dan videografi. “Mati listrik dan tanpa internet bukan halangan untuk terus berkarya. Semangat peserta, terutama para milenial, benar-benar luar biasa,” ujar Afif Ainur Rifqi.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat desa, khususnya para milenial, dalam memproduksi konten kreatif yang bermanfaat bagi desa, termasuk untuk promosi BUMDes atau kegiatan lainnya.

#BerkaryaTanpaBatas

Diterbitkan oleh

Hamzah Fathoni

Pandu Literasi Digital, Founder Sambungdesa, Relawan TIK Indonesia

Toolbar Disabilitas