Desa Manyampa Manfaatkan Pelatihan Digital untuk Optimalkan Potensi Wisata Mangrove

Bulukumba – Desa Manyampa (14/12) adalah salah satu desa di kecamatan Ujung Loe, kabupaten Bulukumba yang menyimpan beragam ekosistem wisata yang pastinya menjadi daya tarik unggulan desa. Salah satu wisata yang dikelola oleh desa Manyampa adalah kawasan wisata hutan Mangrove.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui Pusat Daya Saing Desa (PUSDAING) dan Relawan TIK beserta Universitas Negeri Surabaya berkesempatan untuk mengadakan pelatihan dalam rangka jejaring kemitraan desa Cerdas Kementrian Desa. Pelatihan kali ini fokus untuk pengembangan Wisata Mangrove di desa Manyampa tersebut, “Promosi Wisata Mangrove Berbasis Digital” merupakan judul acara pelatihan kali ini.

Dibuka dengan paparan dan review terkait perkembangan Mangrove di desa Manyampa tersebut oleh Kepala Desa Manyampa, biasa dipanggil pak Abbas memaparkan bahwasanya potensi sangat besar yang ada di desa Manyampa ini sangat perlu dikembangkan kembali agar lebih banyak menjaring turis karena satu arah dengan wisata Bira yang sangat terkenal di Bulukumba.

Ketua Relawan TIK Jawa Timur, Muhajir Sulthonul Aziz dan Dosen dari Universitas Negeri Surabaya, Lutfhi Abdil Khuddus, sharing mengenai beragam hal yang bisa dilakukan oleh desa dan Pokdarwis selaku pengelola wisata Mangrove di desa Manyampa tersebut, agar potensi yang ada ini sangat bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Diterbitkan oleh

Hamzah Fathoni

Pandu Literasi Digital, Founder Sambungdesa, Relawan TIK Indonesia

Toolbar Disabilitas