Hulu Sungai Tengah, 22 November 2024 – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerja sama dengan relawan TIK berhasil menggelar pelatihan analisis kelayakan usaha dan pengelolaan BUM Desa di Desa Kali Baru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari pengurus BUM Desa dan pelaku UMKM desa setempat.
Dengan tema “Analisis Kelayakan Usaha dan Pengelolaan BUM Desa”, pelatihan ini menghadirkan Ucik Rochmayanti S.Keb., Bd., M.Kes., sebagai fasilitator dari Relawan TIK. Beliau memberikan materi yang sangat bermanfaat bagi para peserta, terutama dalam hal mengelola BUM Desa agar lebih efisien dan menguntungkan.
Kepala Desa Kali Baru, Muhammad Asgaf, menyambut baik pelaksanaan pelatihan ini. “Saya sangat senang Desa Kali Baru terpilih menjadi lokasi pelatihan. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUM Desa kami, sehingga dapat mendorong kemajuan ekonomi desa,” ujar Asgaf.
Antusiasme peserta sangat tinggi. Meskipun BUM Desa di Desa Kali Baru sudah berjalan, namun belum memanfaatkan teknologi digital. UMKM desa yang sebagian besar memproduksi telur asin dan kerupuk nasi juga sangat antusias mengikuti pelatihan ini.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami berharap akan ada pelatihan lanjutan yang membahas tentang pemasaran produk UMKM secara online,” ungkap salah seorang peserta.
Kemendes PDT terus berupaya mendorong pengembangan desa melalui berbagai program, salah satunya adalah program pemberdayaan BUM Desa. Sementara itu, Relawan TIK Indonesia berperan aktif dalam memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat desa dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
