AI dan Website : Kunci Sukses Marketing Online Generasi Z

Wlingi, 31 Oktober 2024 – Pusat Pengembangan Anak (PPA) IO-0750 Ephata Wlingi, Kabupaten Blitar, bersama dengan Relawan TIK Kabupaten Blitar sukses menggelar workshop pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan konten dan website sebagai media pemasaran online. Acara yang berlangsung di Gereja Kristen Ephata ini bertujuan untuk membekali para siswa PPA dengan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam workshop ini, para peserta diajak untuk mengenal lebih dekat tentang teknologi AI dan berbagai aplikasinya dalam dunia digital. Materi yang disampaikan meliputi cara membuat konten menarik menggunakan AI, desain grafis dengan bantuan AI, hingga membangun website sederhana tanpa perlu coding. Para peserta antusias mengikuti sesi praktek dan tanya jawab bersama para narasumber yang merupakan ahli di bidang teknologi informasi. Karena materi yang disampaikan lebih fokus pada bagaimana teknologi ini dapat diterapkan dalam pembuatan konten yang kreatif dan menarik. Materi yang disampaikan meliputi :

* Dasar-dasar AI : Peserta diperkenalkan dengan konsep dasar AI, cara kerja, dan berbagai jenis AI yang ada.

 * Alat AI untuk Pembuatan Konten : Peserta diajarkan cara menggunakan berbagai alat AI seperti generator teks, gambar, dan video untuk membuat konten yang unik dan menarik.

 * Pembuatan Website dengan AI : Peserta diberikan pengetahuan tentang cara membuat website yang profesional dan menarik dengan bantuan AI, tanpa perlu keahlian coding yang mendalam.

 * Strategi Pemasaran Online : Peserta diajarkan bagaimana cara memanfaatkan konten yang dihasilkan dengan AI untuk mempromosikan produk atau jasa secara efektif di media sosial dan platform digital lainnya.

Dian Triwiyono, S.Pd.Gr., Ketua Bidang Komunikasi Publik Relawan TIK Kabupaten Blitar selaku pemateri dalam workshop ini, mengungkapkan, “Kegiatan Literasi Digital tematic di PPA IO-7050 Wlingi kali ini ditujukan kepada anak remaja umur 15 – 18 tahun, agar jadi bekal mereka dalam mengembangkan usaha”.

Pemateri kedua, Nuryan Dwi Saputri, S.Sos., dari Pandu Digital Indonesua mengaku sangat bangga bisa membagi ilmu kepada para peserta yang sebagian besar masih muda, “Mereka sangat antusias mengikuti materi yang diberikan berkaitan dengan penggunaan Artificial Inteligence dalam membuat konten dan menyusun Bisnis Model Canvas”.

Workshop ini diharapkan dapat menginspirasi para siswa PPA Ephata Wlingi untuk terus belajar dan mengembangkan diri di era digital. Dengan bekal keterampilan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Sriati, koordinator PPA Ephata Wlingi berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa guna mendukung pengembangan potensi siswa yang menjadi binaan PPA.

Diterbitkan oleh

Hamzah Fathoni

Pandu Literasi Digital, Founder Sambungdesa, Relawan TIK Indonesia

Toolbar Disabilitas