Kerjasama Pendampingan Akselerasi Pembangunan Desa Berbasis Smart Village (Desa Cerdas)

Membangun Pertanian Cerdas Berbasis Teknologi Internet of Things (IoT) dan Pengembangan Loka Pasar Komoditas Produk Unggulan Desa Berbasis Data Mikro.

Kota Malang, 23 Juli 2024 | Bertempat di Ruang A Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara yang dulu bernama Akademi Bank Malang (ABM), Relawan TIK Kota Surabaya, Relawan TIK Kabupaten Blitar dan Relawan TIK Tulungagung melakukan audiensi dan diskusi Kerjasama pendampingan “Akselerasi Pembangunan desa dengan pendekatan Smart Village (Desa Cerdas)” bersama Pimpinan, LPPM dan staff pengajar STIE Malangkucecwara Kota Malang, Jawa Timur.

Dalam audiensi tersebut Relawan TIK Indonesia yang diwakili oleh Hamzah Fathoni, Ketuan Umum Relawan TIK Kabupaten Blitar yang juga sebagai Team Leader Pendampingan Smart Village memaparkan tentang Konsep Desa Cerdas dan bentuk kerjasama dalam tahapan praktik baik implementasinya di desa lokus, untuk pencapaian indikator sebagaimana Keputusan Menteri Desa PDTT No. 55 tahun 2024 tentang Panduan Umum Pengembangan Desa Cerdas.

Paparan Konsep Smart Village

Dalam sambutannya Pimpinan STIE Malangkucecwara yang diwakili oleh Wakil Ketua I, Dra. Tutik Arniati, Ak., MM., CA.,CPA menyampaikan bahwa dari apa yang dipaparkan oleh Relawan TIK Indonesia untuk menjalin Kerjasama dalam pendampingan Pembangunan Desa Cerdas sangat luar biasa sebagai paradigma baru Lembaga Perguruan Tinggi dalam mewujudkan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Sehingga diharapkan kedepan dapat terjalin Kerjasama yang baik antara STIE Malangkucecwara, Pemerintah Desa dan Relawan TIK Indonesia sebagai NGO untuk membangun Desa Cerdas yang ada di wilayahRI.

“Dari diskusi hari ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai kegiatan akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh Perguruan Tinggi, khususnya STIE Malangkucecwara”, kata Dra. Tutik Arniati, Ak., MM.,CA.,CPA.

Setelah berakhirnya sesi Sambutan, Paparan dan Diskusi umum tentang Konsep dan Bentuk Kerjasama Pendampingan Implementasi Desa Cerdas, dilanjutkan dengan istirahat dan makan siang bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan pindah lokasi di Cafe outdoor untuk membahas teknis terkait bentuk kerjasama dan detil pengajuan program Kosabangsa tahun 2024 yang akan mendampingi Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar sebagai mitra penerima manfaat dan Relawan TIK Kabupaten Blitar sebagai Mitra Kerjasama.

Diskusi Teknis Kerjasama

Pengajuan usulan Program Kosabangsa meliputi dua kegiatan, yaitu Pengembangan 3 (tiga) Demplot instalasi peralatan IoT di Greenhouse Kelompok Tani, dan Pengembangan Loka Pasar Komoditas Produk Unggulan Desa berbasis Data Mikro di Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Diharapkan dalam implementasinya nanti sampai pada tahapan Monev dan outcome sebagai program berkelanjutan yang bisa direplikasi diterapkan di lokus Desa yang lain.

Diskusi sesi pembahasan ini dipimpin oleh Dr. Kadarusman, MM, Ak, CA., Wakil Ketua III, diikuti oleh Dr. Hanif Mauludin, SE, MSi., Wakil Ketua LPPM, Dr. Darti Djuharni, M.Si., Dra. Dwi Danesty Deccasari, MM., Dr. Sonhaji, Ak., MS, CA., Dra. Evi Maria, Ak., MSi, CA., dari STIE Malangkucecwara.

Dari Relawan TIK Indonesia diikuti oleh Hamzah Fathoni, Ketua Umum Relawan TIK Kabupaten Blitar, Muhajir Sulthonul Aziz, S.Kom, M.I.Kom., Ketua Umum Relawan TIK Kota Surabaya, Mei Shanti, M.Sy., Sekretaris Umum Relawan TIK Wilayah Jatim, Mohammad Ismanu Roziqi, M.Kom., Relawan TIK Kabupaten Tulungagung, dan Yusca Nadira, S.Pd., Pandu Digital Indonesia.

Sedangkan dari Pemerintah Desa Wates, Moh. Hamid Almauludi, S.Pd.I, Kepala Desa, dan Suwarno, Sekretaris Desa.

Makan Malam Bersama

Kegiatan diakhiri makan malam bersama di Noodle Inc., restoran yang menyajikan berbagai mie tarik (produksi tanpa pengawet) yang caranya dengan ditarik-tarik, sehingga sesuai namanya jadi mie tarik beraneka rasa.

Diterbitkan oleh

rtikablitar

Kabupaten Blitar - Jawa Timur | Indonesia

Toolbar Disabilitas