Internet Sambung Desa|14 Oktober 2022 | Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar merupakan salah satu dari 30 Desa yang ditunjuk oleh Kementerian Desa & PDTT sebagai Desa Cerdas. Relawan TIK Kabupaten Blitar yang sejak pembentukannya sangat concern dengan upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa, melaksanakan kegiatan awal untuk menindaklanjuti Perhelatan besar yang telah diinisiasi oleh RTIK Kabupaten Blitar berupa Seminar dan Workshop dengan tema : “DIGITALISASI PERTANIAN DAN UMKM DESA”, diselenggarakan 22 – 24 Agustus 2022.
Dalam implementasi program Desa Cerdas, harus mengacu pada ketersediaan Infrastruktur Jaringan Internet sebagai hak akses Internet, serta kegiatan Literasi Digital Dasar bagi masyarakat.
Kegiatan Literasi Digital Dasar sudah dilakukan oleh Relawan TIK Kabupaten Blitar di 16 Desa Cerdas, salah satunya Desa Wates. Sehingga dalam implementasi Program Desa Cerdas, sebagai outcome-nya adalah 6 Pilar Desa Cerdas : (1) Masyarakat Cerdas, (2) Kehidupan Cerdas, (3) Lingkungan Cerdas, (4) Ekonomi Cerdas, (5) Tata Kelola Cerdas, dan (6) Mobilitas Cerdas. Kegiatan selanjutnya harus dimulai dengan kegiatan Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat, khususnya yang menyangkut pilar Kehidupan Cerdas, Ekonomi Cerdas dan Lingkungan Cerdas.

Dibutuhkan Pendampingan Pemberdayaan yang bersifat Keberlanjutan. Setiap desa memiliki potensi dan permasalahan yang berbeda-beda. Desa Wates sebagai salah satu Desa Cerdas, memiliki potensi Pertanian dan UMKM yang harus diberdayakan agar mampu memenuhi indikator kegiatan pertanian cerdas bagian dari Kehidupan Cerdas, Lingkungan Cerdas dan Ekonomi Cerdas, sehingga Desa Wates layak disebut sebagai Desa Cerdas.
Relawan TIK Kabupaten Blitar melakukan kegiatan pendampingan terhadap Digitalisasi Pertanian Cerdas di Desa wates, mulai dari hulu sampai hilir dengan mengembangkan Teknologi IoT Smart Farmin, serta memperkuat Ekosistem Ekonomi Pertanian.
Dari sisi hulu, Relawan TIK Kabupaten Blitar mendampingi bagaimana cara mengimplementasikan Teknologi Digital sebagai alat bantu dalam bercocok tanam, yaitu penerapan IoT (Internet of Thing) smart farming. Agar proses produksi dalam menanam lebih efiensi dan lebih efektif, sedangkan dari sisi hilir, pasca panen perlu dibantu untuk melakukan pemetaan ekosistem rantai distribusi dari hasil panen para petani agar harganya lebih bagus.
Hari ini, Jum’at (14 Oktober 2022) kegiatan pendampingan dimulai dengan Curah Pendapat dan diskusi terkait harapan, keinginan dan permasalahan yang selama ini selalu dihadapi para petani. Kegiatan ini merupakan bentuk pemberdayaan yang partisipatif dan dari bawah (Bottom up), yang akan menemukan solusi-solusi yang bersifat inovatif, dan dapat diwujudkan secara berkelanjutan.
Bentuk pendampingannya akan berkelanjutan dengan cara mewujudkan implementasi IoT Smart Farming menjadikan beberapa lahan petani sebagai piloting (percontohan), akan didukung oleh jejaring kemitraan strategis yang dimiliki Relawan TIK Indonesia, khususnya Relawan TIK Cabang Kabupaten Blitar, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Dalam kegiatan ini juga diikuti oleh Perangkat Desa Kalitengah dan Pengurus BUMDesa Lembu Gumarang, Desa Kalitengah, Kecamatan Panggungrejo yang juga Pengurus Komisariat Desa Relawan TIK di Kabupaten Blitar.








keren 👍
Terima kasih kakak mohon dukungannya 🙏
Inspiring bro, terus bergerak melahirkan gagasan dan perubahan bagi desa-desa. Pasti ada manfaat dan berkah dalam setiap cerita. Desa bergerak membangun Indonesia
Siap mas bro, terimakasih. Mohon do’a dan dukungan selalu, agar kami selalu konsisten dan tetap semangat 🙏
Termasuk Desa Bhuana Jaya Kec Tenggarong seberang juga ada peran Kang Yos dan Kang Tarjo, sehingga bisa sharing dengan desa desa senior..
Mantap
Tetap semangat.
Lanjutkan…!!!
Siap !!
Mohon do’a dan dukungannya selalu
Terima kasih 🙏