Pelatihan Digitalisasi untuk UMKM Desa Kaaruyan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Gorontalo

GORONTALO|Desa Kaaruyan, yang terletak di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, merupakan salah satu desa yang mulai beradaptasi dengan kemajuan teknologi melalui penerapan digitalisasi. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, mendorong perekonomian, serta memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Pada hari ini, 22 November 2024, Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) melaksanakan kegiatan bertajuk “Jejaring Kemitraan Implementasi Desa Cerdas Fase 2”. Kegiatan ini mengusung tema “Pelatihan Teknik Pengambilan Foto dan Editing Video untuk UMKM”, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital masyarakat di Desa Kaaruyan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Kegiatan ini menghadirkan Sri Hariati, narasumber dari Relawan TIK Jawa Timur (RTIK Jatim), yang memberikan paparan materi yang sangat relevan untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa. Adapun materi yang disampaikan mencakup:

Teknik pengambilan foto produk dan video konten, termasuk tata cara menonjolkan kualitas dan keunikan produk UMKM melalui visual yang menarik.
Penggunaan perlengkapan dan peralatan sederhana yang dapat membantu proses pengambilan gambar dan video, baik dengan perangkat profesional maupun alat yang mudah dijangkau seperti ponsel. Teknik editing foto dan video konten menggunakan aplikasi populer seperti CapCut, Video Maker, dan InShot, yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM menghasilkan konten kreatif dengan mudah.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat Desa Kaaruyan, di antaranya pemuda desa, Karang Taruna, perangkat desa, serta warga yang memiliki usaha kecil menengah. Semua peserta menunjukkan semangat yang tinggi selama pelatihan, terutama saat sesi praktik pengambilan foto dan pembuatan video. Para peserta juga mencoba langsung mengedit konten menggunakan aplikasi yang telah diajarkan, sehingga mereka dapat langsung memahami dan mempraktikkan ilmu yang diperoleh.

Sri Hariati menekankan pentingnya kemampuan digital dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. Dalam paparan beliau, dijelaskan bahwa memanfaatkan teknologi dengan optimal dapat menjadi kunci keberhasilan UMKM dalam era digital ini.

Warga Desa Kaaruyan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelatihan ini. Mereka merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan baru, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha mereka. Peserta berharap agar pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, sehingga mereka dapat terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka di bidang digital.

Sebagai narasumber, kami dari Relawan TIK merasa bangga dapat berkontribusi dalam kegiatan ini. Besar harapan kami agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai desa lainnya. Keterlibatan kami dalam digitalisasi desa merupakan wujud komitmen untuk mendukung kemajuan masyarakat di era digital. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, desa-desa di Indonesia, termasuk Desa Kaaruyan, dapat semakin cerdas dan mandiri.

Kegiatan ini merupakan langkah awal yang signifikan dalam mengembangkan potensi digital masyarakat desa, sekaligus mendukung visi Desa Cerdas yang menjadi prioritas Kemendes PDT. Kami berharap, dengan semangat kolaborasi ini, Desa Kaaruyan dapat menjadi contoh desa yang sukses dalam mengimplementasikan digitalisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi local.

Pelatihan Program Jejaring Kemitraan Desa Cerdas Fase 2 di Desa Montong Betok Lombok Timur

Lombok Timur – Relawan TIK Jawa Timur kali ini (22/11) mendapat bagian dalam kegiatan jejaring kemitraan Pusdaing BPI Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk menjadi Narasumber yang diselenggarakan di desa Montong Betok, kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Berkesempatan menjadi narasumber kali ini adalah ketua umum Relawan TIK Jawa Timur Muhajir Sulthonul Aziz, S.Kom, M.I.Kom, yang membawakan materi tentang Fotografi dan Videografi.

Dibuka oleh kepala Desa Montong Betok dengan dukungan dan semangat kepada para peserta yang hadir agar senantiasa meningkatkan pengetahuannya terkait transformasi digital, karena salah satu unsur yang bisa didorong untuk kemandirian desa melalui penciptaan lapangan kerja atau wirausaha oleh warga. Diikuti oleh 30an peserta yang berasal dari unsur pemuda dan pengusaha dilingkup desa Montong Betok tersebut.

Antusias peserta mendengarkan paparan yang disampaikan oleh pemateri sangat luar biasa, suasana interaktif terjadi dimana didalam materi fotografi tersebut juga ditambah dengan padangan bisnis didunia fotografi serta pariwisata agar pemuda desa dan warga bisa mendukung kemandirian desa Montong Betok sebagai implementasi salah satu pilar Desa Cerdas Kementrian Desa yaitu Ekonomi Cerdas.

Pelatihan Photography dan Videography di Desa Nagari Kudu Gantiang: Meningkatkan Kreativitas Digital dengan Teknologi AI

Kudu Gantiang, 22 November 2024 – Kantor Desa Nagari Kudu Gantiang menjadi saksi pelaksanaan pelatihan kreatif bertema Photography dan Videography yang berlangsung dengan sukses hari ini. Acara ini menghadirkan Miftakul Huda, narasumber dari Relawan TIK Jawa Timur, yang membagikan ilmu seputar dunia fotografi, videografi, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan berbagai teknik penting dalam fotografi dan videografi. Huda menyampaikan tips praktis untuk menghasilkan visual yang berkualitas, seperti pengaturan pencahayaan, komposisi gambar, dan pemilihan sudut pengambilan gambar yang menarik.

“Visual adalah medium yang sangat kuat untuk bercerita. Dengan memahami teknik dasar fotografi dan videografi, kita bisa menyampaikan pesan yang lebih efektif kepada audiens,” ujar Huda dalam sesi pelatihannya.

Lebih dari sekadar teori, pelatihan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta melalui sesi praktik. Para peserta diminta untuk mengaplikasikan ilmu yang baru mereka dapatkan dengan membuat foto dan video, kemudian mengunggahnya ke media sosial masing-masing. Hal ini bertujuan untuk memperluas jangkauan informasi agar dapat dilihat oleh lebih banyak orang dan media.

Salah satu keunggulan pelatihan ini adalah pengenalan teknologi AI dalam proses kreatif. Peserta diajarkan cara menggunakan AI untuk menulis naskah berita dan video secara cepat dan efisien. Selain itu, Huda juga memandu peserta untuk memanfaatkan AI dalam pembuatan konten video yang mudah dan praktis.

“AI bukan hanya alat bantu, tetapi solusi untuk meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan konten kreatif. Dengan AI, proses pembuatan naskah dan video bisa menjadi lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas,” tambah Huda.

Peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, dari materi hingga praktik langsung. Salah satu peserta mengungkapkan, “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya belajar teknik fotografi dan videografi, tetapi juga bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mendukung pekerjaan kami sehari-hari.”

Pelatihan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong masyarakat Desa Nagari Kudu Gantiang untuk lebih kreatif dan inovatif, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk berbagai kebutuhan, baik personal maupun profesional.

Melalui pelatihan ini, Desa Nagari Kudu Gantiang mengambil langkah maju dalam mempersiapkan warganya menghadapi tantangan era digital.

Pelatihan Desa Wisata Berbasis Digital di Negeri Amahai, Tingkatkan Potensi Wisata Pulau Seram

Maluku Tengah | Negeri Amahai, sebuah wilayah di Pulau Seram, Kecamatan Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, memiliki daya tarik tersendiri sebagai salah satu daerah potensial di Maluku. Pada hari Jumat, 21 November 2024, sebuah pelatihan bertajuk “Desa Wisata Berbasis Digital” digelar di gedung perpustakaan Mae Lau Eko di Kota Masohi, dengan tujuan memperkenalkan potensi wisata daerah ini ke tingkat nasional. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Desa (Kemendes) dan melibatkan Relawan TIK sebagai narasumber.

Pelatihan ini dihadiri oleh pemuda-pemudi Negeri Amahai yang antusias untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam membuat konten digital. Mereka diajarkan berbagai teknik, mulai dari pengambilan gambar untuk videografi dan fotografi, hingga editing menggunakan aplikasi CapCut yang dapat diakses melalui ponsel mereka. Tak hanya itu, para peserta juga dibekali kemampuan untuk membuat konten promosi yang dapat diunggah di media sosial sebagai bagian dari upaya mengenalkan Negeri Amahai ke masyarakat luas di luar Maluku.

Salah satu fokus dari pelatihan ini adalah membangkitkan rasa percaya diri para peserta dalam mempromosikan destinasi wisata di wilayah mereka. Narasumber mengajak setiap peserta untuk menceritakan destinasi di wilayah masing-masing, dengan tujuan tidak hanya mengenalkan keindahan tempat mereka, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan wisata tersebut.

“Kedatangan tim dari Kemendes dan Relawan TIK sebagai NGO diharapkan dapat menambah wawasan para pemuda-pemudi di sini agar lebih mahir dalam memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan potensi wisata daerah kami,” ujar ibu Paulina selaku Sekretaris Negeri Amahai.

Selain mendapatkan materi tentang pembuatan konten dan optimalisasi media sosial, para peserta juga langsung terjun ke lapangan dengan membuat konten di objek wisata Air Kawa, yang memiliki arti “air cahaya.” Destinasi ini terletak tepat di depan lokasi pelatihan, sehingga memberikan kesempatan langsung bagi peserta untuk mempraktikkan ilmu yang mereka dapatkan.

Ika, salah satu narasumber dari Relawan TIK, menyampaikan kegembiraannya atas antusiasme peserta, “Antusias para peserta membuat saya senang. Semoga ilmu yang didapatkan dapat terus dimanfaatkan untuk mengenalkan potensi daerah masing-masing.”

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pemuda Negeri Amahai semakin termotivasi untuk mempromosikan keindahan wilayah mereka dan membuka peluang pariwisata yang lebih luas bagi Negeri Amahai dan Pulau Seram.

Kegiatan Desa Cerdas di Kabupaten Magelang Jawa Tengah

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) terus berupaya mendorong transformasi digital di wilayah desa dengan menggelar rangkaian program “Desa Cerdas dan Duta Digital 2023”. Program ini dilaksanakan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dalam kerangka Sub Program Kegiatan “Ruang Komunitas Digital Desa”.

Acara ini melibatkan Bayhaqi, seorang fasilitator dan narasumber berpengalaman dari Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Program ini diharapkan dapat memberikan warga desa Kabupaten Magelang keterampilan dan pengetahuan penting untuk mengoptimalkan potensi digital dalam pengembangan ekonomi lokal dan pendidikan.

Rangkaian Acara:

1. Rabu, 27 September 2023 – Desa Ngadirejo

  • Tema: Pelatihan Konten Kreator
  • Rangkuman Materi: Pada hari pertama, peserta diajarkan bagaimana menjadi konten kreator yang efektif. Materi meliputi pembuatan konten yang menarik, strategi pemasaran melalui media sosial, dan penggunaan alat-alat kreatif untuk memproduksi konten berkualitas tinggi.

2. Jumat, 29 September 2023 – Desa Blondo

  • Tema: Teknik Foto dan Pengambilan Video bagi UMKM atau BUMDes
  • Rangkuman Materi: Hari kedua fokus pada teknik fotografi dan pengambilan video yang berguna bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Peserta mempelajari penggunaan peralatan fotografi dan video sederhana, pengeditan gambar, serta strategi pemasaran visual untuk meningkatkan daya tarik produk mereka.

3. Sabtu, 30 September 2023 – Desa Pucungrejo

  • Tema: Pembuatan Video Pembelajaran
  • Rangkuman Materi: Pada hari terakhir, peserta memahami bagaimana membuat video pembelajaran yang efektif untuk pendidikan dan pelatihan. Materi mencakup perencanaan konten pendidikan, teknik pengambilan gambar, pengeditan video, serta penyebaran dan penggunaan video pembelajaran dalam konteks pendidikan desa.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada kemajuan ekonomi lokal dan pendidikan di Kabupaten Magelang, seiring dengan upaya Kementerian Desa PDTT dalam mempercepat transformasi digital di seluruh Indonesia.

Tentang Kementerian Desa PDTT:
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) bertanggung jawab untuk memajukan desa-desa di seluruh Indonesia melalui program-program inovatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat desa. Dengan fokus pada transformasi digital, Kementerian PDTT berupaya membawa desa Indonesia ke era digital yang cerdas dan berdaya saing.

Tentang Relawan TIK:
Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah kelompok sukarelawan yang berdedikasi untuk membantu masyarakat memahami dan mengadopsi teknologi informasi dan komunikasi. Mereka bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga non-pemerintah untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan teknologi di tingkat desa. Bayhaqi, narasumber dalam program ini, adalah salah satu anggota dari Relawan TIK yang memiliki pengalaman luas dalam pelatihan teknologi.

Implementasi Desa Cerdas di Kabupaten Gianyar Propinsi Bali

Gianyar | (04/10/23) Pusat Daya Saing (pusdaing) BPI Kementerian Desa PDTT dalam kegiatan implementasi Smart Village di Kabupaten Gianyar, Propinsi Bali menggandeng Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia sebagai Mitra dalam pelatihan di tiga Desa. Adapun materi yang akan disampaikan sesuai dengan pengajuan dari Duta dan kader Digital Desa, hasil dari pemetaan dan review berbagai potensi yang ada di desa masing-masing. Relawan TIK Indonesia menugaskan Hamzah Fathoni, Koordinator Program Pendampingan Desa Cerdas Relawan TIK Indonesia, yang juga Pandu Digital Indonesia level madya (badge biru) Kementerian Kominfo, sebagai Fasilitator dalam pelatihan di tiga desa tersebut.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan mulai hari pertama tanggal 25 September 2023 di desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang dengan materi pelatihan “Konten Kreator, Fotografi dan Videografi” diikuti oleh para pemuda Karang Taruna dan ibu-ibu Kader Posyandu dan TP PKK Desa.

Selanjutnya hari kedua 26 September 2023 di desa Mas, Kecamatan Ubud, materi pelatihannya adalah tentang “Literasi Digital Safety”. Sedangkan pada hari terakhir 27 september 2023 di desa Pejengkelod, Kecamatan Tampaksiring mengambil materi “Pelatihan Digital Marketing” bagi para pelaku UMKM Desa.

Selama kegiatan tiga hari di tiga desa tersebut juga didampingi oleh team dari Pusdaing Kemendes PDTT Jakarta dan seluruh Duta Digital Kabupaten Gianyar.

Dalam kesempatan hari terakhir, tanggal 27 september 2023, Hamzah Fathoni, Fasilitator dari Relawan TIK Indonesia dijemput oleh Gede Suardita, salah satu Founder Petani Muda keren Bali untuk berkunjung ke Desa Pancasari, salah satu P4S yang berhasil dalam Agro Edu Wisata tanaman strawberry dan Desa Gobleg, sebagai desa pemenang TTG (Teknologi Tepat Guna) Kemendes tahun 2022 di Cirebon yang juga sekaligus sebagai salah satu P4S penerapan Internet of Things Pertanian Cerdas di Propinsi Bali.

Pendampingan Pelatihan Tiga Desa di Kabupaten Kulonprogo Yogjakarta

Yogjakarta | Giat Pendampingan yang dilakukan oleh Pusat Daya Saing (Pusdaing) Kemendes PDTT di beberapa Kabupaten yang mengambil tiga desa lokus desa cerdas fase I (pertama) mulai di laksanakan. Di beberapa lokus desa cerdas, Pusdaing Kemendes PDTT menggandeng Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia sebagai pemateri dan narasumber.

Dalam Kegiatan pendampingan kali ini di Kabupaten Kulonprogo Yogjakarta, yang dilaksanakan di tiga desa, Relawan TIK menugaskan Muhajir Sulthonul Azis, M.I.Kom, Ketua Umum Relawan TIK Surabaya dan Muhammad Andrian Dhimas, dari Relawan TIK Jember sebagai pemateri.

Pada hari pertama (06/09), kegiatan dilaksanakan untuk Desa Krembangan, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulonprogo, Propinsi DI Yogjakarta. Dengan menggunakan tajuk “Pentingnya Literasi Digital” yang disampaikan oleh Muhammad Andrian Dhimas, anggota Relawan TIK Jember, Jawa Timur.

Dalam materi yang dibawakan, Dhimas menjelaskan tentang 4 (empat) pilar literasi digital dan beberapa isu terkini terkait perkembangan teknologi dalam pemberdayaan masyarakat desa berbasis teknologi digital.

Dalam kegiatan ini dihadiri pula oleh Chalin Antinia Agustin, Saly Elvriyana, dan Ridho Agung Nugroho, team dari Pusdaing Kemendes PDTT Jakarta, Kepala desa, pengelola wisata Goa Kebon sebagai tuan rumah kegiatan, serta Karang Taruna dan ibu-ibu Kader Penggerak PKK desa Krembangan.

Hari kedua (07/09), Kegiatan dilaksanakan di desa Kaliagung, kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Yogyakarta. Dimana Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) desanya sangat beragam, mulai dari jasa, fashion, kuliner, kerajinan, dll.

Sebagai Upaya implementasi desa Cerdas yang juga merupakan misi nyata dari kepala Desa Kaliagung yang ingin menjadikan kesejahteraan ekonomi Masyarakat melalui UMKM, Kegiatan pendampingan pelatihannya bertemakan tentang “Digital Marketing” dengan pemateri Muhajir Sulthonul Aziz, S.Kom, M.I.Kom, Ketua Umum Relawan TIK Surabaya.

Pelatihan Digital Marketing yang dilaksanakan, mengusung tema “Pemberdayaan UMKM Desa Era Transformasi Digital”. Dalam kegiatan ini juga didampingi oleh team BPI Pusdaing Kemendes PDTT, Kepala Desa dan beberapa perangkat desa, serta dihadiri juga oleh Duta Digital Desa Cerdas Kabupaten Kulon Progo.

Harapan besar dari para UMKM peserta yang hadir, pelatihan ini bisa berlanjutan agar masyarakat desa lebih terfasilitasi. Karena digital marketing merupakan fasilitas kemudahan, yang perlu diberikan pendampingan secara berkelanjutan.

Hari terakhir (08/09), kegiatan pendampingan Pelatihan tentang “Pembuatan Profil Desa Sebagai Sarana Komunikasi Warga Desa”. Profil desa merupakan dokumen atau laporan dalam bentuk website, video, ataupun infografis yang harus ada dalam penyelenggaraan komunikasi desa.

Profil desa salah satunya memiliki fungsi sebagai bentuk Komunikasi dan Transparansi dalam pemerintahan Tingkat Desa. Guna dimilikinya profil desa yang informatif, Desa Hargotirto, kecamatan kokap, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Yogyakarta Bersama BPI Pusdaing Kemendes PDTT mengadakan pelatihan pembuatan Profil Desa.

Dalam Pelatihan ini disampaikan tentang bagaimana cara membuat profil desa, fungsi profil desa serta apa saja poin yang harus ada pada profil desa. Dalam Kesempatan ini juga team Pusdaing Kemendes PDTT juga memberikan masukan kepada Kepala Desa terkait Profil Desa merupakan hal utama dalam implementasi menuju Desa Cerdas.

Sekertaris Desa Hargotirto serta para kepala pedukuhan yang juga hadir dalam pelatihan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan pembuatan website desa kali ini. Perlu kita ketahui desa Hargotirto terdiri dari 14 pedukuhan serta memiliki potensi wisata yang sangat banyak. Sehingga sangat membutuhkan adanya Sistem Informasi Desa (SID) yang baik, uptodate dan akurat.

Pendampingan Pelatihan Tiga Desa di Kabupaten Lumajang

Pusat Daya Saing Desa (PUSDAING) Kementerian Desa PDTT telah mengambil langkah berani dalam mewujudkan visi desa cerdas di seluruh Indonesia. Dalam usahanya untuk menghadirkan perkembangan yang berkelanjutan di tingkat desa, kementerian ini telah meluncurkan program pelatihan yang ambisius, bertujuan untuk memberdayakan dan membekali warga desa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengangkat kualitas hidup mereka dan meningkatkan potensi ekonomi lokal. Pada kegiatan kali ini PUSDAING Kemendes PDTT menggandeng Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia sebagai pemateri dan narasumber.

Dalam kegiatan pendampingan yang dilaksanakan pada tanggal 22 – 24 Agustus 2023 di tiga desa Kabupaten Lumajang Jawa Timur dengan menyungsung tema “Pelatihan Konten Kreator Berbasis Videografi”, Relawan TIK menugaskan Erlina Dwi Nadzhifah, ketua Relawan TIK Jember dan Muhammad Andrian Dhimas N, pengurus Relawan TIK Jember sebagai pemateri

Kegiatan yang dilaksanakan di tiga desa Kabupaten Lumajang yaitu desa gesang pada 22 Agustus 2023, desa Padang pada 23 Agustsus 2023, dan desa Tempeh Lor pada 24 Agustus 2023. Dengan menyungsung tema “Pelatihan Konten Kreator Berbasis Videografi” yang disampaikan langsung oleh kedua pemateri dari Relawan TIK Jember yaitu Erlina Dwi Nadzhifah dan Muhammad Andrian Dhimas N

Dalam materi kali ini, pemateri menjelaskan tentang bagaimana menjadi konten creator yang produktif mulai dari pembuatan storyboard, mencari ide konten, penggunaan dan pengambilan kamera yang baik sampai editing video hanya menggunakan smartphone.

Dalam kegiatan kali ini selain menyimak penjelasan dari pemateri, peserta juga diharuskan untuk praktek langsung membuat video sampai editing videonya sekaligus serta mereka diwajibkan untuk mengunggah tugas mereka ke sosial media mereka masing masing, dengan harapan peserta bukan hanya mengerti mengenai teorinya saja melainkan juga dapat mempraktekkan materi yang sudah disampaikan

Dalam kegiatan kali ini peserta sangat antusias untuk mengikuti pelatihan. Peserta yang hadir dari berbagai kalangan mulai dari karangtaruna, pemuda pemudi, bapak-bapak dan ibu-ibu. Mereka sangat bersyukur karena adanya kegiatan ini dapat menambah skill mereka dan mempromosikan desa mereka masing-masing

Dalam kegiatan ini dihadiri pula oleh Vinny  R Febrianti, Anggi, dan Yusuf, team dari Pusdaing Kemendes PDTT Jakarta, Kepala desa, Duta digital desa serta Kader digital desa.

Dalam kegiatan kali ini peserta mampu membuat video yang baik sesuai dengan teori yang diberikan oleh pemateri, ini terbukti dari tugas video-video yang diunggah oleh mereka kedalam sosial media mereka masing masing

Harapannya dengan adanya pelatihan konten creator berbasis videografi ini peserta mampu produktif dalam membuat konten dan dapat mempromosikan ciri khas dari desa mereka mulai dari objek wisata, kebudayaan sampai kuliner, karena saat ini kita sudah masuk di era digital ini media sosial sangat cocok untuk mempromosikan potensi dari sebuah desa

Toolbar Disabilitas